Skripsi, Tesis, Disertasi, Jasa Olah Data, Penelitian,

Istilah model fit mungkin masih asing untuk Anda yang baru kenal dengan dunia penelitian. Ketepatan model ini sendiri merupakan bagian dari Structural Equation Modeling atau yang lebih terkenal dengan singkatan SEM. Anda wajib mempelajari SEM bila Anda merupakan civitas akademika di bidang ilmu sosial. Karena SEM sendiri merupakan teknik penelitian yang harus peneliti gunakan dalam bidang ilmu sosial.

Apa Sih Pengertian dari Model Fit?

Setiap peneliti sudah pasti ingin mendapatkan hasil penelitian yang sebenar-benarnya dan sesuai dengan data yang mereka kumpulkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang peneliti untuk mencari tahu ketepatan model yang mereka gunakan dalam SEM.

Model fit atau ketepatan model ini yang akan menjadi indikator tepat tidaknya suatu model dengan data yang akan peneliti uji. Tanpa ketepatan model, hasil penelitian tersebut bisa jadi diragukan validitasnya. Hal ini karena ada kemungkinan model pilihan peneliti tidak sesuai dan menyebabkan hasil yang tidak menggambarkan data yang sebenarnya.

Jenis-Jenis Indeks dari Model Fit?

Para praktiknya sendiri ada beberapa pilihan indeks ketepatan model yang bisa pengguna SEM pilih. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis indeks ketepatan model yang dapat Anda ketahui.

Model Chi Square

Model yang satu ini merupakan model yang memiliki sebutan ‘badness of fit’ atau ‘lack of fit’. Hal ini karena ketepatan model chi square akan menunjukkan hasil tidak signifikan pada nilai 0,05.

Model chi square termasuk pada uji statistik non parametrik yang tidak mengharuskan data berdistribusi normal. Pada dasarnya perhitungan chi square ini untuk mengetahui perbedaan antara distribusi yang peneliti asumsikan dan distribusi yang sedang peneliti amati.

Model RMSEA

Model yang satu ini dapat Anda gunakan untuk mencari tahu ketepatan suatu model dengan data yang Anda ujikan dengan estimasi parameter tidak peneliti ketahui, Namun, pemilihan estimasi parameter tersebut berdasarkan matriks kovarian populasi sehingga pemilihannya optimal. Itulah informasi singkat mengenai model fit yang dapat Anda ketahui. Sekarang, Anda tentunya sudah tahu apa yang harus Anda lakukan pada saat pemilihan model penelitian dalam ilmu sosial, bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *